Post a comment

Siapa diri sebenarnya?

Bismillahirrahmannirahim,


"Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila
telah
Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepada roh (ciptaan)Ku"
(Q.S. Shad 38:71-72)


Allah mengingatkan bahwa jasad itu dikaitkan dengan tanah, sedangkan
ruh
dikaitkan dengan Allah. Akhlak merupakan ungkapan tentang kondisi jiwa,
yang
begitu mudah bisa menghasilkan perbuatan, tanpa membutuhkan pemikiran
dan
pertimbangan. Jika perbuatan itu baik, maka disebut akhlak yang baik,
dan
sebaliknya jika ia begitu mudah menghasilkan perbuatan buruk tanpa
pemikiran dan
pertimbangan maka disebut dengan akhlak yang buruk. Itulah diri kita
sebenarnya.
Dimanakah cermin diri kita sebenarnya?, dapat diukur dari
kesehari-hariannya dan
hanya diri sendiri yang mengetahui.


Raga atau jasad bisa diketahui dengan penglihatan mata, sedangkan jiwa
bisa
mengetahui dengan bashirah (mata hari). Masing-masing memiliki bentuk
dan
gambaran sendiri-sendiri, bisa baik dan bisa buruk. Semoga Allah
membimbing diri
dan keluarga menunjukkan jalan Illahi dengan bertambahnya amal ibadah
dan rasa
takut kepada Illahi dkarenakan kadar keimanannya. Selamat berjuang
membuat jalur
kebaikan akhlak. ***


"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila
disebut
Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka
ayat-ayat-Nya,
bertambah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal
(Q.S. Al-Anfal 8:2)
----------------------------------------------------------------------
"Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada
cahaya-Nya
siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan perumpamaan
bagi
manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" (Q.S. An Nuur
24:35).

"Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku satu ungkapan tentang Islam,
yang saya tidak memintanya kepada siapapun kecuali kepadamu."
Rasulullah saw
bersabda, "Katakanlah, 'Aku beriman kepada Allah,' kemudian
Istiqamahlah." (H.R.
Muslim)

 

Post a comment

Berbuka & Sahur Secara Sehat..!

Kirim Teman | Print Artikel



a.. BANYAK orang takut berpuasa, karena khawatir dengan
gangguan maagnya. Sedang tidak berpuasa saja maag sering kambuh, apalagi bila
menahan makan dan minum selama lebih dari sepuluh jam.
Namun, ternyata ada juga yang punya gangguan serupa tetapi tetap
menjalankan puasa, dan tidak pernah mengalami keluhan perih dan nyeri
ulu hati.

Puasa dengan gangguan kesehatan telah sering dibahas
keterkaitannya. Namun orang jarang menyadari, berbuka atau makan sahur berperan
penting untuk menjaga kesehatan. Berbuka dan makan sahur yang kurang benar
justru akan menimbulkan gangguan kesehatan. Karena itu, sebenarnya
menunda atau membatalkan kegiatan saat Ramadhan adalah tidak tepat. Kalau
orang merasa lesu, lemah, serta kurang berkonsentrasi, sebenarnya itu
tidak terkait langsung dengan ibadah puasanya melainkan oleh pola makan
yang berubah. Dari tiga kali sehari menjadi dua kali, makan sahur dan
buka.

Puasa tidak harus menimbulkan gangguan kesehatan, bahkan dalam
banyak kasus justru membuat tubuh bugar. Untuk itu memang diperlukan
pengaturan buka puasa dan makan sahur yang benar, karena berbuka dan makan
sahur tidaklah sekadar memasukkan makanan.

Selama berpuasa, kadar gula dalam darah lebih rendah dibanding
keadaan tidak berpuasa. Padahal, gula merupakan sumber tenaga yang segera
dapat digunakan. Gula inilah yang perlu segera diperoleh saat berbuka
puasa. Tetapi jangan berlebihan, sebab akan mengganggu kenikmatan
menyantap menu utama.

Jangan Es!

a.. Ada kebiasaan salah yang dilakukan sebagian orang, yaitu
minum air es atau es yang dicampur ke dalam minuman sebelum menyantap
makanan lain.
Hal ini sebenarnya sangat merugikan, karena es dapat menahan rasa
lapar. Akibatnya hidangan lain yang lebih bergizi bisa tidak disantap,
sehingga mengurangi asupan zat gizi yang diperlukan.

Sebaiknya saat berbuka dimulai dengan minuman manis hangat dan
makanan ringan yang mudah dicerna. Bisa teh manis, sirop, ditemani kurma,
pisang goreng, atau sale pisang. Setelah kadar gula darah
berangsur-angsur normal bisa dilakukan sholat maghrib.

Selang setengah jam barulah dilanjutkan dengan makanan lengkap.
Makanlah secukupnya saja. Dua jam kemudian, setelah shalat tarawih,
dapat dilanjutkan dengan hidangan yang masih tersisa.

Makan sahur pun jangan dianggap sepele. Tidak jarang orang enggan
bangun untuk sahur. Padahal, makan sahur bukan sekadar agar saat
berpuasa tidak merasa lapar melainkan untuk mengimbangi zat gizi yang tidak
diperoleh tubuh selama sehari berpuasa. Karena itu, makan sahur tidak
boleh sekadar kenyang tetapi harus bergizi tinggi.

Jadi, hidangan untuk makan sayur harus bisa menjadi cadangan
kalori dan protein tinggi serta membuat lambung tidak cepat hampa makanan.
Dengan demikian, rasa lapar tidak cepat dirasakan. Makanan yang cukup
mengandung protein dan lemak adalah nasi, telur, dendeng, rendang, ikan,
dan tentu saja sayur-sayuran.

Kebutuhan energi

a.. Kadang-kadang puasa dihubungkan dengan menurunnya gairah
kerja. Padahal, puasa secara fisiologis tidak mengganggu kesehatan.
Masalah lapar dan haus itu lebih merupakan conditioned reflex
yang dapat diatur. Dengan kata lain, rasa lapar dan haus bukanlah tanda
mutlak dari kebutuhan tubuh akan makanan.

Kebutuhan energi, untuk bekerja misalnya, bisa dipenuhi dari
cadangan energi pada hati, otot, lemak di bawah kulit, dan lain-lain.
Justru berpuasa merupakan kesempatan memobilisasi timbunan lemak. Puasa juga
mengistirahatkan ''mesin pencernaan''beberapa jam.

Bahkan, puasa punya dampak positif lain. Dr Otto Buchringer
berdasarkan salah satu hasil penelitiannya menyebutkan, berpuasa dapat
meremajakan sel-sel tubuh yang menua. Pernyataan ini dilandasi oleh teori
zat sisa (free radicals). Zat sisa yang berperan dalam kerusakan sel
justru akan berkurang bila seseorang berpuasa.

Hal ini didukung oleh penelitian Allan Cott MD yang disusun dalam
sebuah buku berjudul Why Fast, yang membeberkan manfaat puasa dalam
kaitannya dengan kecantikan dan awet muda. Ia antara lain menyebutkan,
berpuasa memberikan kesan awet muda, membersihkan badan, menurunkan
tekanan darah dan kadar lemak, mengendalikan libido, mengendorkan ketegangan
jiwa, menajamkan indera serta dapat memperlambat proses ketuaan.

Yang jelas, dengan berbuka dan sahur secara sehat, berbagai
gangguan kesehatan bisa dihindari. Tentu tidak berarti semua orang yang
menderita sakit boleh berpuasa, karena semua itu tergantung kondisi
penyakitnya yang akan ditentukan oleh dokter.

DR H ANIES MKK PKK Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas
Kedokteran Universitas Diponegoro

 

Indahnya Qiyamul Lail

Post a comment

WAKTU QIYAMUL LAIL

Shalat malam boleh dilakukan setelah shalat Isya' hingga
sholat subuh. Namun, ada sejumlah waktu utama untuk melakukan
qiyamul lail

1.Sepertiga Malam Terakir
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Berkata ;
" Pada tiap malam, Allah Tabaraka wa Ta'ala turun kelangit
dunia, ketika malam tinggal tersisa sepertiga terakhir,
lalu berfirman,"Siapa yang berdoa kepada-Ku, lalu Aku
kabulkan doanya? Siapa yang minta kepada-Ku, lalu Aku
berikan permintaannya? Siapa yang minta ampun kepad-Ku,
lalu Aku ampuni dia" ( Diriwayatkan Muslim )

2.Tidur di Separoh Malam, Qiyamul lail di Sepertiga Malam,
dan Tidur lagi di Seperenam Malam
Rasulullah saw bersabda,
" Shalat yang paling dicintai Allah ialah sholat Nabi Dawud
Alaihis-Salam dan puasa yang paling baik ialah puasa Nabi
Dawud. Beliau tidur diseparoh malam, qiyam disepertiganya
dan tidur lagi diseperenamnya " ( Diriwayatkan Bukhari )

3.Qiyamul Lail sesuai dengan kondisi tubuh
Diriwayatkan dari Ummu Salamah Radhiyallahu Anha, yang berkata,
" Rasulullah saw sholat malam, lalu tidur lagi selama waktu
yang beliau pakai sholat malam, lalu sholat malam lagi
selama waktu yang beliau pakai untuk tidur, lalu tidur
lagi selama waktu yang beliau pakai untuk sholat malam
hingga sholat subuh " ( Diriwayatkan seluruh sunan,
At Tirmidzi berkata, hadits ini hasan shahih )

Disadur " Nikmatnya Qiyamul Lail - Bassam Athiyah,MA

 

Ttg tidur

Post a comment

Ttg tidur dan shalat tahajjud :
http://www.geocities.com/harakahdalnet/kajian.htm

http://hidayahnet.tripod.com/archives/tahajud.html

Ttg tidur yg sehat dan teladan rasulullah :
http://www.alislam.org/indonesia/pustaka/articles/tidur_sehat.html

Juga ttg tidur Rasulullah:
http://www.mains.gov.my/Pkmains/ar_renungan.html

Tata cara tidur Rasulullah (tidak begitu jelas):
http://www.alislam.or.id/konsultasi/archives/00000233.html

Cerita ttg Mimpi bertemu Rasulullah :
http://www.geocities.com/soid_my/MIMPIR~1.HTM

 

KASIH SAYANG ALLAH

Post a comment

Pengajian: KASIH SAYANG ALLAH

Imam Ar Razi, ahli tafsir terkemuka (w.604), ketika menafsirkan ayat "
al
rahamaan al rahiim "(QS:1:3), menyebutkan dua kisah yang sangat
mengesankan
dan menunjukkan betapa Allah SWT, maha Pengasih dan maha Penyayang :

Kisah pertama, adalah pengalaman orang saleh bernama Ibrahim bin Adham.
Dikisahkan bahwa suatu hari Ibrahim bin Adham menamu pada suatu kaum.
Kaum
itu menyembutnya dengan senang hati. Kapadanya mereka menyuguhi makanan
yang
enak. Tapi ketika Ibrahim hendak mulai menikmatinya tiba-tiba datang
seekor
burung gagak mengambil makanan tersebut. Ibrahim segera melihat bahwa
pasti
ada suatu yang aneh dari tindakan burung itu. Ibrahim seketika bangkit
dan
mengikuti kemana arah burung itu terbang. Tak beberapa jauh dari
pandangan
Ibrahim, gagak itu nampak menjatuhkan makanan yang dibawanya ke suatu
tempat. Ibrahim mendekati arah jatuhnya makanan. Setibanya di tempat
yang ia
tuju, Ibrahim ternyata menyaksikan seorang yang sedang diikat dalam
keadaan
telentang di bawah rindang sebuah pohon. Dan ternyata makanan yang
dilemparkan burung gagak itu langsung jatuh tepat ke mulutnya. Ibrahim
segera mengagungkan Allah, yang telah menyelamatkan hambanya, yang
sangat
tak berdaya, di manan secara akal ia tidak akan bisa melanjutkan
hidupnya.
Namun karena Allah menghendakinya, Allah kirimkan gagak sebagai salah
satu
tentaraNya utunk membantunya.

Kisah kedua, terjadi pada seorang saleh bernama Dzin Nun. Simaklah
Dzin Nun
bercerita : " Suatu hari saya gelisah diam di rumah. Saya mencoba
keluar.
Entah kemana arah yang saya tuju. Saya ikuti gerak langkah kaki tanpa
sebuah
kepastian. Kok tiba-tiba saya terdampar di tepi sungai Niel. Di sana
saya
lalu menykasikan seekor Kalajengking yang begitu besar dan kekar. Ia
berjalan dengan cepat menuju sungai Niel. Saya ikuti arah jalannya. Dan
ternyata di tepi sungai itu sudah ada seekor kodok yang nampak sedang
menunggunya. Kalajengking tersebut langsung melompat ke punggung kodok
itu.
Dan kodok segera membawanya ke arah tepi sungai yang lain. Saya segera
mengmabil perhau kecil dan berangkat menuju ke arah yang dituju kedua
binatang itu. Setibanya di tepi sungai, Kalajengking segera melompat ke
daratan dan bergerak menuju ke arah tertentu. Pandangan saya terus
terkonsentrasi mengikutinya. Di arah yang sama saya melihat seorang
anak
muda yang sedang tidur di bawah pohon. Pun saya melihat seekor ular
yang
sedang mendekati untuk menyambarnya. Kelajengking nampaknya bergegas
menuju
ke sana. Tak lama kemudian saya melihat sebuah pertarungan yang sengit
antara Kalajengking dan ular itu. Pertarungan yang cukup lama membuat
keduanya sama-sama mati. Dan anak muda selamat dari sambaran ular".
(Mafaatiihul Ghaib, oleh Imam Ar Razi, Jilid:1,hal:237) Maha suci Allah
yang
yang telah mengutus seekor Kalajengking dan seekor kodok untuk
menyelamatkan
hambaNya yang tak berdaya.

Dalam keseharian hidup - disadri atau tidak - kita sering mengalami
pertolongan Allah, terutama saat kita berada dalam posisi yang sangat
sulit.
Kita sering dimanja dengan kasih sayangNya. Tapi kita sering
melupakannya.
Bahkan kita sering menganggap bahwa keberhasilan yang kita capai itu
karena
kehebatan kita. Akibatya kita sering sombong dengan nikmat-nikmat yang
sebenarnya hanyalah karunia Allah SWT. Akibatnya lagi, kita begitu
mudah
melanggar hukum-hukumNya, dengan berbagai alasan yang kita bikin
sendiri.

Dr. Amir Faishol Fath.

 

INGATLAH SELALU!!

Post a comment

INGATLAH SELALU!

Bertakwalah kepada Allah jika engkau lalai.
Rezeki datang dari arah yang tidak kau ketahui.
Betapa engkau takut melarat sedang Allah pemberi rezeki.
Dia memberi rezeki kepada burung dan ikan di laut.
Barang siapa mengira rezeki datang lewat kekuatan,
Tentu burung pipit tidak akan kebagian karena ada burung rajawali.
Jauhilah kecenderungan dunia karena engkau tidak tahu,
Jika malam tiba apakah kau akan hidup sampai pagi?
Berapa banyak orang mati tanpa mengalami penyakit.
Dan betapa orang yang sakit-sakitan berusia panjang.
Betapa banyak anak muda tertawa-tawa pagi dan petang.
Sedangkan kain kafannya ditenun oleh gaib.
Barangsiapa hidup seribu atau dua ribu tahun,
Pasti pada suatu hari ia akan masuk ke liang kubur.

(Abdul Aziz Salim Basyarahil)

 

Hikmah Shalat Khusyuk

Post a comment

Senin, 29 September 2003 Tausiyah Aa Gym di Republika
Hikmah Shalat Khusyuk

Saat terindah bagi seorang pecinta adalah ketika ia bertemu, bercengkrama, dan berdialog dengan orang yang dicintainya. Ketika itu, segala beban hidup dan kenestapaan akan hilang seketika. Bagi para shalihin, bertemu Allah lewat shalat adalah saat yang paling dinantikan, karena pada waktu itulah ia bisa mencurahkan semua isi hati dan bermi'raj menuju Allah. Walau demikian, ia akan kembali lagi ke alam realitas untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang didapat dari shalatnya. Inilah makna sesungguhnya dari khusyuk.

Khusyuk dalam shalat merupakan sebuah keniscayaan. Allah SWT berfirman dalam QS. Al Mukminun: 1-3, "Beruntunglah orang-orang yang beriman yaitu orang yang khusyuk dalam shalatnya dan yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tiada berguna".

Di lain pihak Rasulullah bersabda: Ilmu yang pertama kali diangkat dari muka bumi ialah kekhusyuan. (HR. At-Tabrani ) Dua keterangan di atas setidaknya mengadung pesan bahwa shalat seharusnya mampu membawa perbaikan kualitas hidup kita. Dengan kata lain, bila kita ingin sukses dan ingin berhasil dalam hidup ini, maka kuncinya adalah punya iman dan mampu khusyuk dalam shalat. Siapa pun di antara kita yang tidak pernah meneliti kualitas shalatnya, besar kemungkinan ia tidak akan sukses dalam hidup.

Dalam surat yang lain, Allah bersabda, "Celakalah orang yang shalat, yaitu orang yang lalai dalam shalatnya" (QS. Al Ma'un: 4-5). Redaksi ayat tersebut bukan fi tapi an, yang menggambarkan bahayanya lalai sesudah shalat. Khusyuk ketika shalat hanya memakan waktu sekitar satu jam, sedangkan sehari 24 jam.

Karenanya, tidak mungkin shalat itu hanya efektif untuk yang satu jam. Yakinlah bahwa shalat yang satu jam harus bagus dan sisanya yang 23 jam harus lebih bagus lagi. Maka orang yang shalatnya khusyuk adalah orang yang mampu berkomunikasi dengan baik ketika shalat, dan sesudah shalat ia betul-betul produktif berbuat kebaikan terhadap umat.

Lalu, apa hikmah shalat yang bisa kita dapatkan? Pertama, Allah mengingatkan kita lima kali sehari tentang waktu. Orang yang khusyuk dalam shalatnya dapat dilihat dari sikapnya yang efektif menggunakan waktu. Ia tidak mau waktunya berlalu sia-sia, karena ia yakin bahwa waktu adalah nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada manusia. Pelajaran kedua dari shalat adalah kebersihan.

Tidak akan pernah diterima shalat seseorang apabila tidak diawali dengan bersuci. Hikmahnya, orang yang akan sukses adalah orang yang sangat cinta dengan hidup bersih. Dalam QS. As Syams: 9-10 Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan dirinya dan sesungguhnya sangat merugi orang yang mengotori dirinya". Dengan kata lain, siapa yang shalatnya khusyuk maka ia akan selalu berpikir bagaimana lahir batinnya bisa selalu bersih.

Mulai dari dhahir, rumah harus bersih. Bersih dari sampah, dari kotoran, dan bersih dari barang-barang milik orang lain. Sikap pun harus bersih. Mata, telinga, dan juga lisan harus bersih dari maksiat dan hal-hal yang tak berguna. Dan yang terpenting pikiran dan hati kita harus bersih. Bersihnya hati akan memunculkan kepekaan terhadap setiap titik dosa, dan inilah awal dari kesuksesan.

Ketiga, sebelum memulai shalat kita harus memasang niat. Niat sangat penting dalam ibadah. Diterima tidaknya sebuh ibadah akan sangat dipengaruhi oleh niat. Seorang yang shalatnya khusyu akan selalu menjaga niat dalam setiap perbuatan yang dilakukannya. Ia tidak mau bertindak sebelum yakin niatnya lurus karena Allah. Ia yakin bahwa Allah hanya akan menerima amal yang ikhlas. Apa ciri orang ikhlas? Ia jarang kecewa dalam hidupnya. Dipuji dicaci, kaya miskin, dilihat tidak dilihat, tidak akan berpengaruh pada dirinya, karena semua yang dilakukannya mutlak untuk Allah.

Setelah niat, shalat memiliki rukun yang tertib dan urutannya. Jadi, hikmah keempat dari orang yang khusyuk dalam shalatnya adalah cinta keteraturan. Ketidakteraturan hanya akan menjadi masalah. Shalat mengajarkan kepada kita bahwa kesuksesan hanya milik orang yang mau teratur dalam hidupnya. Orang yang shalatnya khusyuk dapat dilihat bagaimana ia bisa tertib, teratur, dan
prosedural dalam hidupnya.

Kelima, hikmah dari manajemen shalat yang khusyuk adalah tuma'ninah. Tuma'ninah mengandung arti tenang, konsentrasi, dan hadir dengan apa yang dilakukan. Shalat melatih kita memiliki ritme hidup yang indah, di mana setiap episode dinikmati dengan baik. Hak istirahat dipenuhi, hak keluarga, hak pikiran dipenuhi dengan sebaiknya. Rasulullah pun menganjurkan kita untuk proporsional dalam beragama, karena itu salah satu tanda kefakihan seseorang. Bila ini bisa kita lakukan dengan baik insya Allah kita akan mendapatkan kesuksesan yang paripurna., yaitu sukses di kantor, sukses di keluarga, dan sukses di masyarakat.

Keenam, shalat memiliki gerakan yang dinamis. Sujud adalah gerakan paling mengesankan dari dinamisasi shalat. Orang menganggap bahwa kepala merupakan sumber kemuliaan, tapi ketika sujud kepala dan kaki sama derajatnya. Bahkan setiap orang sama derajatnya ketika shalat. Ini mengandung hikmah bahwa dalam hidup kita harus tawadhu. Ketawadhuan adalah cerminan kesuksesan mengendalikan diri, mengenal Allah, dan mengenal hakikat hidupnya. Bila kita tawadhu (rendah hati) maka Allah akan mengangkat derajat kita. Kesuksesan seorang yang shalat dapat dilihat dari kesantunan, keramahan, dan kerendahan hatinya. Apa cirinya? Ia tidak melihat orang lain lebih rendah daripada dirinya.

Hikmah terakhir dari shalat yang khusyuk adalah salam. Shalat selalu diakhiri dengan salam, yang merupakan sebuah doa semoga Allah memberikan keselamatan, rahmat, dan keberkahan bagimu. Ucapan salam ketika shalat merupakan garansi bahwa diri kita tidak akan pernah berbuat zalim pada orang lain. Ini adalah kunci sukses, karena setiap kali kita berbuat zalim, maka kezaliman itu akan kembali pada diri kita.

Inilah tujuh hikmah yang bisa kita ambil dari manajemen shalat khusyuk. Bila kita mampu mengaplikasikannya, insya Allah kesuksesan dunia dan akhirat ada dalam genggaman kita. Wallahu a'lam bish-shawab

 

Pelajaran dari Kupu2

Post a comment

Bismillahirrohmaanirrohiim.........
Semoga kisah berikut ini bermanfaat untuk kita semua.
amiiin........
==========================================


Ketika menuruni tangga menuju lapangan parkir, aku menemukan seekor kupu-kupu indah terperangkap dekat kaca jendela. Kupu-kupu itu terus terbang
menabrak kaca jendela mencari jalan keluar. Aku mengulurkan tanganku mencoba menolongnya, tetapi ia hanya hinggap sejenak lalu terbang lagi dan kembali menabrak kaca jendela. Kemudian aku mencoba menghalaunya agar keluar dari pintu, tapi ia terus saja menabrak kaca jendela. Akhirnya aku menangkapnya dan membawanya dengan aman ke alam bebas.
Ketika aku membuka tangan untuk melepaskannya, terpikir olehku kadang alangkah miripnya tindakan kita dengan kupu-kupu itu. Dalam ketakutan dan
ketidaksabaran kita, sering kita melawan bimbingan ALLOH dan melakukan usaha yang sia-sia. Padahal jika kita mau sejenak berdiam diri, ikhlas dan pasrah pada
ALLOH, kita akan merasakan pertolonganNYA yang membawa kita mengatasi rintangan-rintangan menuju kebahagian yang telah disediakanNYA untuk kita......

 

WasiaT AL UlamA' UL MujahidiN, AS SyahiD SyeikH DR AbdullaH AzzaM

Post a comment

http://izzatulmuslimin.sinfree.net/wasiatazzam.htm

 

Post a comment

Kisah Seekor Burung Pipit

Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor Burung Pipit mulai merasakan
tubuhnya epanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang dituduhnya tidak
bersahabat. Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu
menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara yang konon kabarnya, udaranya selalu
dingin dan sejuk.Benar, pelan pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke
utara makin sejuk, dia semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara
lagi.

Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju,
makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya
terbungkus salju.Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru
bertambah tebal. Si Burung pipit tak mampu berbuat apa apa, menyangka bahwa
riwayatnya telah tamat.Dia merintih menyesali nasibnya. Mendengar suara
rintihan, seekor Kerbau yang kebetulan lewat datang menghampirinya. Namun si
Burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor Kerbau, dia menghardik si Kerbau
agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang tolol tak mungkin mampu berbuat
sesuatu untuk menolongnya.

Si Kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat diatas
burung tersebut. Si Burung Pipit semakin marah dan memaki maki si Kerbau.
Lagi-lagi Si kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan mengeluarkan
kotoran ke atas tubuh si burung. Seketika itu si Burung tidak dapat bicara
karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa mati tak bisa
bernapas.

Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang embeku pada bulunya
pelan pelan meleleh oleh hangatnya tahi kerbau, dia dapat bernapas lega dan
melihat kembali langit yang cerah. Si Burung Pipit berteriak kegirangan,
bernyanyi keras sepuas puasnya-nya.Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor
anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan tangannya, mengais tubuh si
burung dan kemudian menimang nimang, menjilati, mengelus dan membersihkan
sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si burung. Begitu bulunya bersih,
Si Burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman
yang ramah dan baik hati.

Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita
bagi si Burung, dan tamatlah riwayat si Burung Pipit ditelan oleh si Kucing.

Dari kisah ini, banyak pesan moral yang dapat dipakai sebagai pelajaran:

1. Halaman tetangga yang nampak lebih hijau, belum tentu cocok buat kita.
2. Baik dan buruknya penampilan, jangan dipakai sebagai satu satunya ukuran.
3. Apa yang pada mulanya terasa pahit dan tidak enak, kadang kadang bisa
berbalik membawa hikmah yang menyenangkan, dan demikian pula sebaliknya.
4. Ketika kita baru saja mendapatkan kenikmatan, jangan lupa dan jangan terburu
nafsu, agar tidak kebablasan.
5. Waspadalah terhadap Orang yang memberikan janji yang berlebihan.

-A Legend of a little sparrow-

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

--